Senin, 08 Oktober 2018

Bermain Dengab Angin

Pagi ini ibu membuat teh teramat manis
Seolah ia tahu detik kedepan dari hidup ini sangat pahit
Aku tak pernah protes akan teh yang manis
Aku pun tak peduli akan hidup kedepan yang lebih pahit
Ku rasa
Bersyukur saja sudah cukup
Seperti daun kelapa yang bebas
Bermain dengan angin
Dan ia tidak peduli

Jumat, 05 Oktober 2018

Angin dan besi tua

Semua hanyalah bakti lelah
Dan jiwa ku yang telah menua
Diantar angin dan besi tua
Suara pertengkaran putri malu dan ilalang baru

Nafas panjang bisa ku Hela
Sembari aku berharap lupa bernafas
Pada mu aku tiada lari
Hanya peduli yang telah mati

Kuala Tanjung Sumatera Utara
12:59
Sabtu, 6 Okt 2018

Sabtu, 14 Juli 2018

Senja Yang Diatur Tuhan

Aku telah jauh dari mu Tuhan
Sesekali aku ingin Kau tak sengaja menemukan ku terpojok sedih dibawah sebatang pohon tua, ketika Kau lagi mengatur senja Mu
Menyusun warna langit, dan meneduhkan semua yang Kau miliki
Lalu tanpa sengaja Kau menoleh ke aku yang lagi kotor dan ah lagi acak acakan
Kemudian Kau datang dan menyuruhku
"Kembalilah lihat ini jalan mu"

Selasa, 23 Januari 2018

Menjemput mu dalam segelas kopi

Menjemput mu dalam segelas kopi
Kopi nan kental dan terasa pahit
Menjemput mu dalam segelas hati dan seteguk cinta
Hati nan kental oleh pahit
Ubahlah kata sebagai mana adanya
Masih jua menikmati mu dalam sela rasa sebuah kopi

Senin, 22 Januari 2018

Biar aku jadi hamba mu

Pada kertas usang
Tinta dari darah
Kemudian kau menulis sebuah sajak tentang kekalahan hati
Tak seperti ini harusnya
Harusnya tinta dari cinta
Dan darah hanyalah sembahan hati mu
Biar aku menjadi hamba mu

Jumat, 19 Januari 2018

Ada cinta yang dititip pada segelas kopi
Segelas yang telah kau teguk

Kita, Malam Pukul Sebelas

Kita
Kita ini ditintun waktu
Dari malam yang panjang hingga sepi
Sepi adalah ibu kandung mu
Dan aku amarah mu
Lalu cinta mu
Ah, sudahlah kita hentikan saja kata ini
Karena tanya dan perjalanan ini.